‘Connected Life’, Bawa Jaringan Broadband ke Perumahan

Kondisi pemukiman di Indonesia yang berkembang pesat dan padat membawa peluang makin luas dan beragamnya layanan jaringan termasuk layanan internet pita lebar (broadband).

Cisco hadir dengan konsep “Connected Life” yang memungkinkan jangkauan jaringan ke bangunan apartemen dan perumahan, dengan implementasi layanan yang lebih cepat, dengan biaya-biaya operasional yang lebih rendah dan bisa lebih cepat diluncurkan ke pasar. Konsep tersebut berusaha diwujudkan perusahaan asal Amerika Serikat ini dengan menawarkan berbagai inovasi baru di bidang arsitektur IP Next-Generation Network (IPNGN).

“IP Next-Generation Network mendorong inovasi teknologi jaringan lebih lanjut dan adalah visi ke depan untuk memudahkan penyediaan layanan lebih banyak dan inovatif, menciptakan arus penerimaan baru karena layanannya yang beragam serta menekan total biaya kepemilikan. Inovasi-inovasi baru ini dibuat dengan memikirkan kepentingan penyedia layanan dan juga pelanggan supaya mereka bisa menikmati kualitas layanan terbaik,” kata Irfan Setiaputra, Managing Director, Cisco Systems Indonesia, dalam siaran pers yang diterima Indocommit.com pada Selasa (6/11).

Menurut Cisco, para penyedia layanan akan terbantu oleh konsep “Connected Life” ini, yang memungkinkan mereka untuk merangkul lebih banyak pelanggan dan sekaligus bisa melakukan efisiensi biaya sambil mempertahankan kualitas layanan.

Adapun inovasi-inovasi yang ditawarkan Cisco termasuk switch ME 3400-24FS, sebuah platform berukuran lebih kecil untuk mengantarkan jaringan serat optis ke perumahan.

Cisco juga meningkatkan rancangan IP NGN Carrier Ethernet untuk membawa service level agreement (SLA) SONET/SDH ke Ethernet. Inovasi baru Cisco ini memungkinkan pembaruan-pembaruan yang menghasilkan ketahanan 50ms dari inti jaringan ke penyedia layanan, yang akan menambah kecepatan layanan.

SONET/SDH adalah sebuah metode untuk komunikasi informasi digital dengan laser atau LED (light-emitting diode) yang biasanya dilakukan melalui serat optis, tapi kini juga bisa dilakukan melalui Ethernet.

Melengkapi software OAM MPLS, OAM Ethernet, dan SLA Ethernet/IP di platform-platform Cisco Carrier Ethernet, Cisco juga memperkenalkan Embedded Event Manager (EEM), untuk mengotomatisasi pemecahan masalah jaringan proaktif dari berbagai implementasi Carrier Ethernet. (Ria Dahlianti – IndoCommit.com)

Posted in Networking, Technology
2 comments on “‘Connected Life’, Bawa Jaringan Broadband ke Perumahan
  1. kelik says:

    Kapan ya kira-kira jaringan broadband bisa sampai ke rumah rumah dengan biaya yang murah, sy sudah lama mengidam idamkan jarangan yang murah dan stabil serta instalasi yang mudah dengan peralatan/hardware yang sudah ada (hp) soalnya saya merasakan koneksi dengan cdma setiap hari, jika dihitung tiap bulannya juga masih mahal. Saya biasa menggunakan starone pascabayar 1 gb dengan biaya 99rb/bl, memang sdh tergolong murah, tp alangkah baiknya jika 99rb/bl dengan kapasitas yang tak terbatas, bisa ngak yaaaaaaaa………………..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: